Bantuan

Panduan Penggunaan

Status Update Data
Memeriksa...
SF
Panduan Penggunaan
Sisy Food Dashboard

Gambaran Umum & Struktur Bisnis

Sisy Food Dashboard adalah sistem internal untuk memantau performa perusahaan, dari produksi sampai penjualan ke konsumen. Semua data ditarik/di-upload lewat halaman Data Sources, lalu halaman-halaman lain tinggal menampilkan hasilnya — tidak ada input angka manual selain di modul Spent.

3 Pilar Bisnis

Accurate
Pabrik / Produsen
Runchise
Retail — Outlet
iSeller
Retail — Marketplace
Konsumen
  • Accurate = Pabrik/Produsen — yang memproduksi barang. Datanya muncul di menu Finance (keuangan pabrik) & B2B (penjualan grosir ke customer bisnis).
  • Runchise = Retail (Toko/Outlet fisik) — satu toko yang berdiri sendiri, menjual per ukuran (mis. Pie Susu isi 6/9/10/30).
  • iSeller = Retail (Marketplace Online) — satu toko lagi yang berdiri sendiri, jualan di Shopee/TikTok/Tokopedia.
💡 Runchise & iSeller adalah 2 toko yang terpisah — masing-masing punya halaman detail sendiri. Di Bussines Overview keduanya digabung karena memang untuk gambaran besar. B2B (grosir) & B2C (retail) adalah dua tahap rantai pasok yang berbeda — di Overview sengaja tidak dijumlah jadi satu supaya nilai yang sama tidak terhitung dua kali.

Bussines Overview

Halaman ringkasan seluruh bisnis dalam satu layar. Isinya:

  • Produksi & B2B — omset pabrik (Accurate), laba kotor/bersih, jumlah order & delivery, fulfillment rate, dan P&L resmi live.
  • Ritel & B2C — omset gabungan Runchise (Toko) + iSeller (Marketplace), jumlah order, rata-rata per order, estimasi kerugian waste.
  • Channel: Toko vs Marketplace — perbandingan porsi omset per channel + breakdown per platform (Shopee/TikTok/Tokopedia).
  • Tren Harian — grafik omset B2B vs B2C berdampingan.
💡 Pakai filter tanggal di atas untuk mengganti periode. Default menampilkan 30 hari terakhir.

B2B (Penjualan Grosir Pabrik)

Penjualan pabrik ke customer bisnis (reseller/distributor), dari data Sales Order & Delivery Order Accurate. Menampilkan total order, nilai order, tingkat pemenuhan (fulfillment), tren harian, dan Top Customer (konsentrasi order per customer).

💡 Data ini otomatis dari sync Accurate — tidak ada upload manual. Nama customer di-resolve bertahap tiap sync (lihat catatan di halaman B2B kalau masih ada yang "belum ke-resolve").

Finance (Keuangan Pabrik)

Keuangan pabrik dari Accurate: Laporan Laba & Rugi resmi, Neraca, penjualan & piutang (AR), pembelian & hutang (AP), Top Customer, Top Vendor, dan Analisis Margin (per kategori & per produk).

"HPP belum diset di Accurate" — kalau di Analisis Margin ada produk bertanda ini (atau kategori bertanda *), artinya harga pokok (HPP) produk tersebut masih 0 di master item Accurate — biasanya varian rasa/kemasan yang belum diisi. Selama HPP belum diisi, margin-nya sengaja tidak dihitung supaya tidak tampil "100%" palsu. Solusinya: lengkapi HPP varian di Accurate lalu Sync ulang.

B2C — Runchise Outlet

Performa toko retail Runchise (outlet fisik): ringkasan omset & order, tren penjualan harian, breakdown per tipe pesanan, Top 10 Produk Terlaris (qty, net sales, margin dari data Runchise sendiri), waste per produk, dan snapshot Laba & Rugi per lokasi.

Sumber datanya dari upload export Runchise di halaman Data Sources.

B2C — iSeller Marketplace

Performa toko retail online iSeller (Shopee/TikTok/Tokopedia): ringkasan omset & order, tren harian, breakdown per platform, Rincian Komisi Marketplace (estimasi potongan komisi per platform, hanya order yang sudah settle), Top 10 Produk Terlaris, dan insight refund/pengembalian.

💡 Section Top 10 Produk Terlaris muncul kalau sudah upload "Laporan Penjualan Produk" iSeller (lihat Data Sources). Report ini juga jadi sumber demand iSeller di menu Forecasting.

Cancellation (Pembatalan & Retur) B2C

Rekap lengkap pembatalan & retur dari TikTok & Shopee. Fokusnya: kenapa order dibatalkan dan berapa banyak. Isinya:

  • Ringkasan — total order dibatalkan, nilai dibatalkan, total order retur (Shopee), nilai retur.
  • Metode Pembayaran × Alasan Pembatalan — tabel pivot lengkap (semua order & semua alasan, tidak dipotong top-N), per platform.
  • Tren, Per Platform, Alasan Pembatalan, Dibatalkan Oleh, Produk & Kategori yang paling sering dibatalkan.
Dibatalkan ≠ Retur. Dibatalkan = order gagal sebelum dikirim. Retur = barang sudah dikirim lalu dikembalikan. Dua kejadian berbeda, sengaja tidak dijumlah jadi satu angka.
💡 Khusus Shopee, satu nomor pesanan dihitung 1 order unik walau produknya banyak (satu nota bisa terbagi jadi beberapa baris). Order batal nilainya diambil dari Subtotal Pesanan (bukan Total Pembayaran yang memang 0 untuk order batal).

Product Analysis

Analisis produk dari 2 sudut: B2C (Runchise) & B2B (Accurate). Menampilkan Top 10 produk per qty, tabel detail (qty, revenue/net sales, margin), breakdown per kategori, dan produk dengan waste tertinggi.

⚠ Margin B2B pakai HPP master Accurate. Produk yang HPP-nya masih 0 ditandai "HPP belum diset" (bukan margin 100% palsu) — sama seperti di Finance.

Forecasting (Pegangan Produksi)

Menjawab satu pertanyaan: "Bulan depan pabrik harus produksi berapa banyak tiap produk?" Dihitung dari penjualan retail bulan-bulan sebelumnya (Runchise + iSeller), dalam satuan yang sama seperti retail menjualnya (box/pcs).

Cara Baca Tabel

  • Toko — asal produk (Runchise / iSeller). Dua toko berdiri sendiri, produknya tidak digabung.
  • Retail Bln Lalu — penjualan bulan sebelumnya.
  • Forecast Baseline — perkiraan otomatis. Kalau histori < 3 bulan = pakai penjualan bulan lalu; kalau ≥ 3 bulan = rata-rata bergerak 3 bulan.
  • Override — ketik angka di sini untuk mengganti perkiraan otomatis (mis. sudah tahu ada pesanan besar). Kosongkan untuk kembali ke baseline.
  • Pegangan Produksi — angka final = Override kalau diisi, kalau tidak pakai Baseline. Total gabungan Runchise + iSeller.

Cara Pakai

1
Pilih bulan produksi yang mau direncanakan (tombol ‹ › atau pilih bulan). Default = bulan depan.
2
Lihat angka Pegangan Produksi per produk — ini perkiraan kebutuhan bulan itu.
3
Kalau perlu koreksi, ketik angka di kolom Override (tersimpan otomatis saat pindah kolom). Keputusan produksi akhir tetap di tangan tim.
💡 Akurasi naik seiring waktu — makin banyak bulan penjualan retail yang di-upload, forecast makin pintar (mulai bulan ke-3 otomatis pakai rata-rata bergerak). Basis datanya: penjualan produk Runchise + "Laporan Penjualan Produk" iSeller.

Marketing — Spent & Meta Insight

Menu Marketing di sidebar berisi Spent + Meta Insight (Instagram, Facebook, Meta Ads). Klik "Marketing" untuk membuka submenu.

Spent — Input Data Harian

Biaya iklan diinput per hari, 3 platform: TikTok Ads Shopee Ads CPAS. Tiap platform mencakup spent iklan + revenue + (khusus TikTok/Shopee) affiliate. Summary bar menghitung Total Spent, ROAS per platform, dan Marketing Budget % otomatis saat mengetik.

Spent — Insight & Target

Tab Insight menampilkan ROAS, Revenue, Marketing Budget %, progress vs target, performa per platform, dan rekap harian/tahunan. Set Target Spent & Target Revenue lalu Simpan Target — progress bar muncul otomatis.

💡 ROAS Utama & Marketing Budget % (gabungan semua channel) dihitung dari Revenue TikTok + Shopee + CPAS yang diinput di Spent. Jadi isi kolom revenue tiap hari supaya angka ROAS-nya akurat.

Upload Banyak Sekaligus (Template)

1
Klik ⬇ Template di tab Input Data → file Excel terdownload.
2
Isi data. Hapus baris contoh (yang sudah ada angkanya) sebelum upload. Angka tanpa titik/koma (contoh 1500000).
3
Klik ⬆ Upload → pilih file → cek preview → konfirmasi. Sheet "Petunjuk" di template otomatis diabaikan.
⚠ Tombol 🗑 Hapus Data (di tab Input) menghapus semua data harian Spent, tapi Target tidak ikut terhapus.

Data Sources — Pusat Data

Satu halaman untuk semua sumber data. Halaman dashboard lain tinggal menampilkan hasilnya.

Accurate Online (Finance & B2B)

Sinkron otomatis via API — isi API Token & Signature Secret sekali, lalu klik Sync Sekarang tiap butuh data terbaru. Mencakup Sales/Purchase Invoice, Sales/Delivery Order, Item, Customer & Vendor.

💡 Detail item (untuk margin) & nama customer/vendor di-tarik bertahap tiap sync (biar tiap klik tidak kelamaan). Kalau data baru pertama kali di-setup, klik Sync Sekarang beberapa kali sampai lengkap.

Runchise (B2C — Outlet)

Upload manual export .xlsx/.csv. Isi Brand/Outlet, pilih jenis laporan:

  • Transaksi Penjualan — transaksi harian (basis omset & order Toko).
  • Stok Waste — catatan waste + estimasi biaya.
  • Jenis Penjualan — breakdown tipe pesanan per periode.
  • Penjualan berdasarkan Produk — snapshot produk (qty, net sales, margin) → dipakai Product Analysis & Forecasting.
  • Laporan Laba & Rugi — snapshot P&L per lokasi per periode.

iSeller (B2C — Marketplace)

Upload manual export .xlsx. Isi Brand/Toko, pilih jenis laporan:

  • Laporan Setoran Marketplace — basis omset & order online + potongan komisi. Dari menu Laporan → Setoran Marketplace di iSeller.
  • Laporan Transaksi (refund insight) — khusus untuk rate & nominal refund. Dari menu Laporan → Transaksi.
  • Laporan Penjualan Produk — penjualan per produk (Unit terjual) → mengisi Top Produk di halaman iSeller & jadi demand iSeller di Forecasting. Dari menu Laporan → Laporan Penjualan Produk.
⚠ Khusus Laporan Penjualan Produk iSeller: file ini tidak menyimpan periode di dalamnya, jadi saat upload wajib memilih Bulan Periode (dropdown yang muncul saat jenis laporan ini dipilih).
⚠ Jangan tertukar: "Transaksi Penjualan" (Runchise) = omset toko fisik, dihitung. "Laporan Transaksi" (iSeller) = channel online, sengaja tidak ikut dijumlah ke omset (omset online sudah dari Setoran Marketplace — dobel kalau digabung). Yang iSeller cuma untuk insight refund.

Cancellation (TikTok & Shopee)

Upload export pembatalan. Isi Brand/Toko, pilih jenis: TikTok Cancel, Shopee Cancel, atau Shopee Retur, lalu upload.

Aturan Upload (semua sumber manual)

1
Tulis nama Brand/Outlet/Toko konsisten tiap upload — dipakai untuk filter & pengelompokan.
2
Upload file export apa adanya dari sistem asal — jangan diedit/ubah sheet-nya.
3
Upload ulang periode yang sama otomatis menimpa data lama (aman diulang kalau ada koreksi, tidak dobel).
4
File besar (ribuan baris, mis. export 1 tahun) tetap aman — diproses bertahap.

Tips & Catatan Penting

  • Hampir semua halaman punya filter tanggal di atas (chip 7/30/90 hari atau pilih tanggal manual).
  • Semua grafik mendukung tooltip hover — arahkan kursor untuk lihat nilai detail.
  • Ikon lonceng 🔔 di kanan atas menandai data mana yang belum di-update hari ini.
  • Sidebar bisa diperkecil dengan tombol «; di HP/tablet pakai tombol hamburger ≡.
  • Menu Marketing bertingkat — klik dulu untuk membuka submenu Spent & Meta Insight.
  • "HPP belum diset" di Finance/Product Analysis = tanda produk yang harga pokoknya perlu dilengkapi di Accurate — bukan error sistem.
  • Angka yang diinput manual (Spent, HPP di Accurate, upload retail) menentukan akurasi dashboard — makin lengkap & rutin diisi, makin akurat.
💡 Untuk pertanyaan atau kendala teknis, hubungi tim pengembang.